PT Gagas Energi Indonesia sebagai anak perusahaan PGN, didirikan dengan tujuan memperkuat bisnis inti dan memberikan nilai tambah bagi bisnis PGN. Untuk memperkuat bisnis hilir PGN yang ada, perusahaan melakukan kegiatan pengolahan, transportasi, penyimpanan dan perdagangan minyak dan produk gas, panas bumi, gas metana, CBM serta energi lainnya. Selain itu, perusahaan berfokus pada kegiatan perencanaan , pengadaan, konstruksi dan pengembangan dari transportasi, antara lain CNG, LNG dan moda transportasi lainnya.
2011

27 Juni

PT Gagas Energi Indonesia

PT Gagas energi Indonesia didirikan di Jakarta pada tanggal 27 Juni 2011 oleh para pemegang saham yaitu PT Perusahaan Gas negara (Persero) Tbk. dan PT PGAS Solution. PT PGAS Solution merupakan anak perusahaan dari PT Perusahaan Gas negara (Persero) Tbk. yang telah lebih dulu berdiri. Sebagai anak perusahaan dari PGN, GAGAS diharapkan dapat menjaga pertumbuhan usaha PGN, dengan cara menunjang bisnis inti dan memberikan nilai tambah.

2012

Awal 2012

GAGAS memulai komersialisasi gas bumi melalui pipa, dengan menjual gas kepada 3 (tiga) pelanggan industri. Jumlah tersebut meningkat selama tahun 2012 hingga mencapai 109 (seratus sembilan) pelanggan pada akhir tahun.

Seiring dengan bertambahnya jumlah pelanggan yang membutuhkan gas bumi – namun lokasinya belum dilewati oleh jalur pipa, maka pada bulan Desember 2012 GAGAS mulai menapaki bisnis baru penjualan gas, yaitu menjual CNG kepada pelanggan-pelanggan yang tidak terjangkau oleh jalur pipa gas. Pada masa ini, GAGAS mulai menjual CNG kepada 3 (tiga) pelanggan industri. GAGAS belum memiliki mother station sendiri pada saat itu, sehingga untuk menjalankan bisnis ini, GAGAS bekerjasama dengan pemilik mother station yang bertugas untuk meng-kompresi gas bumi menjadi berbentuk CNG. GAGAS membayar biaya kompresi untuk kegiatan kompresi ini. CNG tersebut kemudian dijual oleh GAGAS kepada para pelanggannya.

2013

24 Desember 2013

Pada tahun 2013, GAGAS mulai memasuki model baru dalam penyediaan gas bumi kepada masyarakat, yang ditandai dengan mulai beroperasinya MRU yang ditempatkan di lapangan IRTI – monas. Pertimbangan dipilihnya MRU sebagai moda pengisian bahan bakar gas adalah karena:

1. Tidak diperlukan pembebasan lahan untuk penempatan MRU. Pembebasan lahan membutuhkan waktu yang lama dan biaya yang besar.

2. Biaya capital expenditure dan operational expenditure MRU lebih rendah daripada SPBG.

3. MRU dapat dipindah-pindahkan lokasinya untuk mendekatkan penyediaan bahan bakar gas kepada konsumen yang membutuhkan.

Namun demikian kapasitas MRU lebih kecil daripada SPBG, sehingga diperlukan re-fuelling storage yang lebih sering.

Seiring dengan bertambahnya konsumen yang membutuhkan CNG, Gagas kemudian melakukan upaya untuk dapat memiliki mother station sendiri dan melayani kebutuhan pelanggannya melalui mother station miliknya, baik pelanggan sektor transportasi maupun sektor industri. Hal tersebut ditandai dengan diresmikannya stasiun pengisian bahan bakar gas yang pertama bagi GAGAS pada tanggal 24 Desember 2013, yaitu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas di Pondok Ungu – Bekasi. SPBG Pondok Ungu merupakan SPBG hybrid, yang berarti bahwa selain berfungsi sebagai mother station, SPBG Pondok Ungu juga melayani kebutuhan pengisian bahan bakar gas bagi konsumen transportasi.

Tentang Gagas

PT Gagas Energi Indonesia sebagai anak perusahaan PGN didirikan dengan tujuan melestarikan pertumbuhan bisnis PGN Group, dengan cara memperkuat bisnis inti dan memberikan nilai tambah bagi bisnis PGN.

Peta Situs

Hubungi PGN

1- 500 - 645

Phone : (+62 21) 29071415
Fax : (+62 21) 29071138
contact.information@pgn.co.id

© 2015 PGN Gagas Energi Indonesia. All rights reserved.